Jakarta – Nayla Purnama menjadi sorotan publik setelah memerankan karakter Kania dalam serial Di Luar Nurul, yang ditayangkan eksklusif di Vidio. Dalam prosesnya, Nayla merasa penting untuk melakukan penelitian mendalam guna memahami nuansa yang membuat karakter ini berbeda dan unik.
Dalam wawancaranya, dia membagikan bagaimana proses riset tersebut membantu dirinya dalam membangun karakter. Nayla berbagi bahwa pengalaman tersebut bukan hanya sekadar penggambaran, melainkan juga sebuah perjalanan untuk memahami lebih jauh tentang dunia remaja yang kompleks dan berwarna.
“Penting untuk memahami dimana Kania berada dalam konteks masyarakat saat ini. Proses ini memberikan tantangan tersendiri, tetapi sangat berharga,” ucap Nayla tentang perannya yang dekat dengan budaya remaja. Dia menekankan betapa diskusi dan kolaborasi dengan tim sangat membantu dalam menciptakan karakter yang autentik.
Mendalami Karakter Melalui Riset dan Diskusi
Nayla menjelaskan bahwa dalam mempersiapkan perannya, riset yang dilakukan bukan hanya sekadar mencari tahu tentang karakter, tetapi juga diskusi mendalam dengan tim produksi. Proses ini membantu mereka untuk menggali makna dari karakter Kania yang memiliki warisan budaya yang kuat.
Dia mengungkapkan bahwa kelemahan dalam menyampaikan karakter dapat terjadi jika hanya mengandalkan asumsi. Oleh karena itu, Nayla menekankan pentingnya pertukaran pikiran dan ide dalam tim untuk menghasilkan sebuah karya yang bermakna.
“Kami sering melakukan brainstorming, berbagi pandangan satu sama lain. Inilah yang membuat proses pengembangan karakter menjadi menyenangkan,” tambah Nayla, menyoroti dinamika yang terbentuk selama pembuatan serial ini.
Tantangan dalam Memainkan Karakter Muda Masa Kini
Dalam dunia media saat ini, karakter remaja sering kali tampil dengan beberapa stereotip yang mungkin tidak mencerminkan kenyataan. Nayla menyadari hal ini dan merasa perlu untuk menafsirkan Kania dengan cara yang lebih realistis dan relatable bagi penonton masa kini.
Dia menjelaskan bahwa karakter remaja saat ini memiliki lapisan emosi yang lebih kompleks. Nayla berusaha menangkap itu dalam setiap adegan, berfokus pada berbagai aspek yang menyentuh kehidupan sehari-hari remaja saat ini.
“Kania bukan sekadar karakter fiksi, dia mencerminkan realita banyak orang. Saya ingin penonton merasakan kedekatan dengan karakter ini,” ungkap Nayla, menekankan pentingnya autensitas dalam aktingnya.
Pengalaman Syuting yang Berkesan dan Menyenangkan
Nayla juga berbagi pengalaman serunya selama proses syuting. Dia merasakan energi positif yang tinggi dari seluruh tim, yang semakin memudahkan dalam menyampaikan cerita. Dengan demikian, setiap adegan dapat dinikmati sepenuh hati.
“Ketika syuting, kami semua merasa seperti satu keluarga. Ini membuat proses lebih lancar dan menyenangkan,” kata Nayla. Energi tim yang kompak memberikan dampak positif pada hasil akhir dari produksi.
Dia menambahkan bahwa tantangan dan kesenangan tersebut adalah bagian dari proses kreatif yang tidak bisa dilupakan. Nayla merasa bersyukur dapat terlibat dalam pengalaman ini, yang memberikan banyak pelajaran berharga.






