Subscribe to get Updates
  • Login
Upload.co.id
  • Tech
  • Esports
  • Gaming
  • Lifestyle
  • Entertainment
No Result
View All Result
  • Tech
  • Esports
  • Gaming
  • Lifestyle
  • Entertainment
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home Tech

Kritik Mahasiswa Terhadap Pengamanan Ketat di UNM Saat Hardiknas Makassar

wijaya by wijaya
May 3, 2026
in Tech
0
Kritik Mahasiswa Terhadap Pengamanan Ketat di UNM Saat Hardiknas Makassar

Sejumlah mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) mengungkapkan kritik terhadap pengamanan yang diterapkan oleh pihak kepolisian di sekitar kampus saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada Sabtu (2/5). Mereka merasa bahwa kehadiran aparat dengan pengamanan super ketat tersebut menciptakan suasana yang tidak kondusif bagi mahasiswa.

Massa mahasiswa mendesak pihak kepolisian untuk segera meninggalkan area kampus UNM. Mereka berpendapat bahwa perlunya kebebasan berekspresi harus diutamakan dalam lingkungan akademik yang seharusnya aman dan mendukung pengembangan kreativitas.

Pantauan menunjukkan bahwa petugas kepolisian, baik yang berpakaian preman maupun berseragam lengkap, terlihat di sekitar kampus UNM dengan perlengkapan untuk pengamanan. Situasi ini menimbulkan tanda tanya di kalangan mahasiswa yang sedang menjalankan aktivitas sehari-hari di dalam kampus.

Dalam orasi yang disampaikan, mahasiswa menyatakan bahwa pengamanan yang berlebihan dapat mengganggu aspek psikologis dari mahasiswa. “Kampus seharusnya menjadi tempat yang aman untuk berekspresi, bukan lokasi yang dipenuhi dengan barikade,” ujar salah satu orator.

Mereka menegaskan bahwa kampus adalah ruang untuk menyampaikan ide-ide kritis terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak pada rakyat. Mahasiswa merasa bahwa kehadiran banyak petugas keamanan memberikan kesan bahwa mereka dianggap sebagai ancaman.

Menanggapi Tindakan Pengamanan yang Berlebihan

Massa mahasiswa menilai bahwa pengamanan yang ketat menciptakan atmosfer yang menakutkan dan tidak diperlukan. “Kami melakukan unjuk rasa secara damai, bukan dengan niat untuk anarkis,” jelas orator dalam aksinya.

Mahasiswa merasa bahwa keberadaan petugas di depan kampus memberikan sinyal keliru bahwa mereka berpotensi melakukan kekerasan. Meskipun mereka telah menggelar aksi dengan damai, ketakutan tetap menyelimuti kegiatan yang seharusnya berlangsung lancar.

Setelah melakukan aksi di pertigaan Jalan AP Pettarani dan Jalan Sultan Alauddin, mahasiswa terkejut dengan kehadiran polisi di sekitar kampus UNM. Situasi ini berujung pada seruan agar pihak berwenang segera mengurangi kehadiran aparat di dalam dan sekitar area kampus.

Hingga sore hari, situasi di kampus UNM tetap ramai dengan kehadiran petugas kepolisian meskipun cuaca di Makassar sedang hujan. Hal ini menunjukkan bahwa pengamanan yang diterapkan dianggap tidak sepadan dengan kondisi situasi akademik yang berusaha mereka pertahankan.

Penjelasan dari Pihak Kepolisian terkait Pengamanan

Kombes Pol Arya Perdana, Kapolrestabes Makassar, memberikan penjelasan mengenai keputusan pengamanan di sekitar kampus UNM. Menurutnya, penempatan kendaraan dan personel kepolisian di lokasi tersebut perlu dilakukan demi memastikan kelancaran akses jalan yang ada.

“Kami menempatkan kendaraan kepolisian di sana karena jalurnya yang paling luas, dan jika ditutup tentu akan mengganggu aktivitas warga sekitar,” jelas Arya dalam keterangannya. Hal ini menunjukkan bahwa pihak kepolisian merasa perlu untuk menjaga ketertiban umum di sekitarnya.

Arya menegaskan bahwa pengamanan yang mereka lakukan adalah langkah pencegahan untuk menghindari terjadinya kemacetan di jalan yang dilalui. “Ini demi kepentingan semua pihak, termasuk masyarakat dan mahasiswa,” tambahnya.

Kapolrestabes juga menjelaskan bahwa petugas disiagakan untuk mengantisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan selama berlangsungnya aksi tersebut. “Kami bertugas untuk menjaga keselamatan semua pihak, dan tidak ada niat untuk mengintimidasi mahasiswa,” tandasnya.

Sementara itu, Plt Rektor UNM, Prof Farida Patittingi, dikabarkan belum memberikan keterangan resmi mengenai situasi ini. Namun, banyak pihak berharap agar dialog lebih terbuka dapat dilakukan antara mahasiswa dan pihak kepolisian untuk mencapai kesepakatan bersama.

Risiko dan Harapan untuk Situasi yang Lebih Baik

Dalam kondisi seperti ini, harapan terhadap terciptanya suasana akademik yang produktif menjadi penting. Keberadaan dialog konstruktif antara mahasiswa dan pihak berwenang diharapkan dapat mengurangi kesalahpahaman yang ada.

Banyak mahasiswa percaya bahwa kampus harus menjadi ruang aman untuk berdiskusi dan mengekspresikan pendapat tanpa rasa takut akan intimidasi. Oleh karena itu, diharapkan pengamanan dapat dilakukan dengan lebih humanis dan tidak terkesan mengancam.

Situasi saat ini jelas menunjukkan perlunya perbaikan dari segi komunikasi antara pihak kepolisian dan komunitas akademik. Menghadapi masa depan, penting bagi kedua belah pihak untuk bekerja sama dalam menciptakan iklim yang mendukung bagi kegiatan pendidikan dan kreativitas.

Masyarakat dan mahasiswa berharap aksi unjuk rasa ke depan dapat berlangsung dengan lebih baik. Saling pengertian dan toleransi antara aparat dan mahasiswa adalah kunci untuk mencapai tujuan tersebut.

Dalam peringatan hari pendidikan ini, semoga pesan yang disampaikan oleh mahasiswa dapat didengar dan dipahami, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya kebebasan berekspresi dalam lingkungan kampus yang mendidik.

Tags: HardiknasKetatKritikMahasiswaMakassarPengamanansaatTerhadapUNM
Advertisement Banner
wijaya

wijaya

Recommended

Edukasi Aniwayang di Museum Nasional Indonesia

Edukasi Aniwayang di Museum Nasional Indonesia

1 week ago
Bagaimana Dampaknya Bagi Pengguna?

Bagaimana Dampaknya Bagi Pengguna?

6 days ago

Don't Miss

Kritik Mahasiswa Terhadap Pengamanan Ketat di UNM Saat Hardiknas Makassar

Kritik Mahasiswa Terhadap Pengamanan Ketat di UNM Saat Hardiknas Makassar

May 3, 2026
RRQ vs Bigetron oleh Vitality, Satu Kekalahan Bisa Jadi Penentu Akhir

RRQ vs Bigetron oleh Vitality, Satu Kekalahan Bisa Jadi Penentu Akhir

May 3, 2026
Produksi Massal Truk Semi Listrik: Fitur, Ketersediaan, dan Harga

Produksi Massal Truk Semi Listrik: Fitur, Ketersediaan, dan Harga

May 3, 2026
Trailer Film Hajatan Setan Mencekam Siap Ekspansi ke Asia Tenggara Dibintangi Ari Irham

Trailer Film Hajatan Setan Mencekam Siap Ekspansi ke Asia Tenggara Dibintangi Ari Irham

May 3, 2026
Upload.co.id logo

Upload.co.id - Berita Game Esport Dan Teknologi Terkini Hari Ini.

Follow us

Recent News

Kritik Mahasiswa Terhadap Pengamanan Ketat di UNM Saat Hardiknas Makassar

Kritik Mahasiswa Terhadap Pengamanan Ketat di UNM Saat Hardiknas Makassar

May 3, 2026
RRQ vs Bigetron oleh Vitality, Satu Kekalahan Bisa Jadi Penentu Akhir

RRQ vs Bigetron oleh Vitality, Satu Kekalahan Bisa Jadi Penentu Akhir

May 3, 2026

Categories

  • Entertainment
  • Esports
  • Gaming
  • Lifestyle
  • Tech

Tags

Akan Android Apa April Baru Bisa Buruh dalam dan dengan Dimainkan Diri Film Fitur Game Hadju Harga Hari Indonesia Ini Jadi Jadwal Ketersediaan Klaim Kode Korea Listrik Masih oleh Redeem Resmi Rilis RRQ Rumah Rumi Siap Sinopsis Syifa Tanggal Tayang Terbaik Terbaru Ungkap untuk yang
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2026 upload.co.id - Berita Game Esport Dan Teknologi Terkini Hari Ini.

No Result
View All Result
  • Tech
  • Esports
  • Gaming
  • Lifestyle
  • Entertainment

© 2026 upload.co.id - Berita Game Esport Dan Teknologi Terkini Hari Ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In