9 Perbedaan HDD dan SSD Yang Perlu Diketahui

Posted on

Perbedaan HDD dan SSD – HDD (hard disk drive) adalah sebuah komponen perangkat keras (hardware) untuk mendukung komputer atau laptop dalam menyediakan ruang untuk menyimpan data atau output dari berbagai proses data di komputer.

SSD (solid state drive) adalah media penyimpanan yang menggunakan sirkuit yang disusun sebagai memori untuk menyimpan data secara tetap (istilahnya memori mantap/nonvolatile memory).

Walaupun sama-sama media penyimpanan, keduanya baik itu HDD maupun SSD memiliki banyak perbedaan, diantaranya yaitu:

Perbedaan HDD dan SSD

Berikut ini perbedaan hdd dan ssd, diantaranya yaitu:

Perbedaan Ukuran dan Berat HDD dan SSD

Komponen penyusun HDD diantaranya platter, head dan lain sebagainya. Semua komponen tersebut sangat berpengaruh pada ukuran/dimensi HDD juga beratnya. HDD memiliki batasan seberapa kecil ukurannya untuk bisa diproduksi, hal tersebut karena teknologi HDD sangat bergantung pada putaran piringan. Sedangkan untuk SSD tidak ada batasan ukuran produksi tersebut, sehingga seiring perkembangan zaman, ukuran SSD bisa disusutkan atau diperkecil.

Saat ini SSD tersedia dalam ukuran 2,5 inci, artinya SSD hanya disediakan untuk laptop. Semakin kecil ukuran laptop dan semakin banyak pengguna PC tablet menjelajahi web, maka kemampuan SSD yang bisa mudah beradaptasi dengan ukuran laptop/tablet bisa terlihat jelas.

Tanpa komponen bergerak, SSD merupakan pilihan penyimpanan tertipis yang tersedia sehingga sangat cocok untuk PC tipis dan ringan serta desain industri yang lebih kompleks. Untuk notebook standar, SSD tersedia dengan tinggi 7 mm. HDD tersedia dalam desain standar 7 mm dan 15 mm.

Perbedaan Komponen dan Prinsip Kerja HDD dan SSD

HDD adalah singkatan dari Harddisk Drive, sedangkan SSD adalah kependekan dari Solid State Drive. Komponen penyusun HDD terdiri dari komponen mekanik dan juga komponen  elektronik.

Komponen mekanik HDD terdiri dari piringan, motor juga lengan yang tersambung dengan bagian piringan. Dalam HDD, proses penulisan dan pembacaan data dilakukan melalui proses mekanik yaitu dimana piringan diputar oleh motor dan juga ujung lengan yang terhubung ke komponen elektronik yang mengolah (melakukan proses tulis dan baca) data, melekat pada piringan yang berputar serta melakukan aktivitas penulisan dan pembacaan data.

Umumnya, proses pengolahan data pada HDD terjadi karena adanya sinergi antara aktivitas mekanik dan elektrik. Sedangkan dalam memproses data, menulis dan membaca data, SSD tidak didukung oleh proses mekanik, karena dalam SSD tidak memiliki komponen mekanis seperti motor, lengan  dan piringan berputar yang terdapat pada HDD .

Komponen yang hanya dimiliki SSD adalah komponen elektronik yang terdiri dari Intergrated Circuit (IC), micro chip juga komponen elektronik pendukung lain seperti kapasitor.  Sama seperti proses yang terjadi pada Flashdisk dan memori RAM, semua proses pembacaan dan penulisan data dalam SSD dilakukan secara elektrik.

Perbedaan Kecepatan Baca dan Tulis Data HDD dan SSD

Untuk kecepatan baca tulis data, SSD bisa mencapai 8 kali lebih cepat dibanding HDD. Jika PC yang kalian gunakan dipasang SSD maka PC kalian dapat melewati proses booting hanya dalam hitungan detik dan tentunya tidak lebih dari 1 menit. Sedangkan waktu yang dibutuhkan HDD lebih lama bergantung pada spesifikasi dan tentunya kecepatan baca tulisnya tidak lebih cepat dibandingkan SSD.

Salah satu faktor penyebab hal tersebut terjadi yait SSD tidak menggunakan piringan berputar atau faktor mekanik yang sangat membatasi kemampuan elektronik seperti pada HDD.

Perbedaan Efek yang Ditimbulkan HDD dan SSD

Karena menggunakan komponen mekanik, efek yang ditimbulkan dari penggunaan HDD lebih buruk dari SSD. Kekurangan penggunaan HDD, diantaranya yaitu :

  • Menghasilkan panas yang berlebihan atau suhu HDD sangat tinggi.
  • Dengan menggunakan HDD komsumsi daya listrik lebih tinggi mencapai lebih dari 10 watt.
  • Putaran motor dan piringan menimbulkan suara bising yang sangat mengganggu.

Sedangkan efek yang ditimbulkan SSD karena tidak memiliki komponen mekanik diantaranya:

  • Panas atau suhu yang dihasilkan SSD tidak setinggi HDD.
  • Konsumsi daya listrik SSD sangat kecil yaitu kurang dari 1 watt.
  • Tidak memiliki putaran motor dan piringan membuat SSD tidak bising sama sekali.

Perbedaan Fragmentasi HDD dan SSD

Bentuk HDD yang spiral membuat HDD sangat baik untuk menyimpan file berukuran besar yang berada pada blok yang berdekatan dan saat kapasitas mulai penuh, maka file yang tersimpan dalam HDD akan terpencar, Hal tersebut dikenal dengan fragmentasi.

Efek fragmentasi adalah turunnya kinerja HDD. Untuk memulihkan kinerja dari HDD, maka hal yang biasanya dilakukan adalah melakukan defrag untuk kembali memulihkannya. Sedangkan dalam SSD, karena data tersimpan pada chip flash maka tidak perlu lagi memikirkan fragmentasi.

Perbedaan Harga HDD dan SSD

Harga per GB SSD sangat mahal, harga SSD bisa mencapai 9 kali lipat dibandingkan HDD. Vendor Samsung juga sudah mempopulerkan produk SSD buatan mereka dengan merilis varian berkapasitas 120GB, 250GB, hingga 500GB. Harga SSD tersebut dipatok mulai dari Rp 800 ribu hingga Rp5 jutaan tergantung dari spesifikasi dan lama waktu garansi.

Perbedaan Kapasitas HDD dan SSD

Kapasitas HDD memang selalu tersedia dalam ukuran besar. Ukuran penyimpanan HDD (hard disk) secara eksponensial lebih besar daripada SSD (solid state drive) dan saat ini kapasitas hard disk konsumen mencapai 12 TB dan diperkirakan akan terus bertambah. Solid state hybrid drive (SSHD) juga menawarkan kapasitas maksimal dengan harga terjangkau, sedangkan solid state drive (SSD) hanya tersedia dalam kapasitas lebih rendah. Semakin besar kapasitas SSD maka semakin tinggi harga SSD tersebut.

Perbedaan Daya Tahan Baterai HDD dan SSD

Solid state drive (SSD) paling hemat daya. Secara umum, penyimpanan tidak akan memengaruhi daya tahan baterai di komputer laptop lebih dari 10%. Daya prosesor dan layar LCD paling banyak berperan menghabiskan daya baterai.

Perbedaan Ketahanan HDD dan SSD

Ketahanan solid state drive (ssd) dianggap lebih tinggi karena desainnya. Tanpa komponen bergerak, SSD tahan benturan, terjatuh dan suhu ekstrem yang lebih tinggi.

Perhatikan tabel perbedaan HDD dan SSD berikut ini:

[su_table responsive=”yes”]

Perbedaan HDD (Hard Disk Drive) SSD (Solid State Drive)
Daya 6 s/d 7 watt 2 s/d 3 watt
Harga Lebih Murah Lebih Mahal
Kapasitas Notebook : <1TB (Terabyte)
Dekstop: Maksimal 1TB (Terabyte)
Notebook : 500GB (Gigabyte) s/d 2TB(Terabyte)
Dekstop: 6TB (Terabyte)
Waktu Booting 30 s/d 40 detik 10 s/d 13 detik
Noise Memiliki komponen bergerak sehingga menimbulkan kebisingan. Tidak memiliki komponen bergerak sehingga tidak menimbulkan suara bising.
Getaran Ada getaran Tidak ada getaran
Panas Menghasilkan panas Tidak menghasilkan panas
Failure Rate 1.5 juta jam 2.0 juta jam
Kecepatan Baca Tulis 50 MB/detik s/d 120 MB/detik 200 MB/detik s/d 550 MB/detik
Enkripsi FDE (Full Disk Encryption)  FDE (Full Disk Encryption)

[/su_table]

Setelah membaca pembahasan kita maka bisa disimpulkan bahwa:

Jika kalian membutuhkan lebih banyak kapasitas untuk menyimpan data hingga kapasitas sebesar 6 TB, tidak begitu menghiraukan masalah kecepatan booting dan buka file dan juga tidak ingin mengeluarkan biaya lebih maka kalian bisa memilih HDD.

Jika kalian rela mengeluarkan biaya lebih untuk mendapatkan kinerja yang lebih cepat dan tidak terlalu menghiraukan kapasitas penyimpanan datanya maka kalian bisa memiliki SSD.

Itulah informasi tentang perbedaan HDD dan SSD, semoga bermanfaat