Cara Instal Ulang Windows 10 Tanpa DVD/Flashdisk

Posted on

Install Ulang menjadi salah satu solusi yang dapat dilakukan oleh para pengguna sistem operasi ketika komputer mengalami masalah seperti terkena virus sehingga menyebabkan error salah satunya terjadi pada OS Windows 10. Saat terjadi error, maka salah satu solusi yang dilakukan untuk mengatasi masalah pada sistem operasi tersebut adalah dengan  melakukan install ulang.

Proses Install ulang adalah proses untuk mengembalikan sistem operasi windows 10 dalam keadaan seperti semula. Dengan melakukan proses tersebut, biasanya sistem pada windows 10 akan kembali fresh seperti semula, dengan begitu pengguna akan terbebas dari berbagai masalah pada sistem operasi seperti komputer lemot atau serangan akibat virus dan lainnya. Untuk itu, kali ini kita akan membahas tentang Cara Instal Ulang Windows 10.

Pada umumnya, proses install ulang membutuhkan media instalasi seperti  DVD, file ISO, CD atau flashdisk yang berisika file instalasi Windows. Berbeda dengan sistem operasi sebelumnya, pada sistem operasi Windows 8 dan Windows 10, media tersebut tidak lagi diperlukan karena pada Windows 8 juga pada Windows 10 telah menyediakan fitur refresh dan fitur reset untuk proses install ulang.

Adanya fitur refresh dan reset pada Windows 10 tentunya membuat proses install ulang menjadi lebih mudah dan lebih cepat. Anda dapat menerapkan proses ini pada perangkat komputer dan laptop merk apapun, seperti laptop ACER, ASUS, Lenovo, dan merk lainnya.

Dengan refresh dan reset tersebut pengguna hanya perlu mengatur fitur apa yang akan digunakan. Kedua fitur tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Karena itu untuk lebih jelasnya, simak penjelasan dibawah ini.

Perbedaan Fitur Refresh dan Reset

Fitur refresh dan Reset adalah fitur yang digunakan untuk mengembalikan Windows pada komputer dalam kondisi seperti baru diinstal, hanya saja kedua fitur tersebut memiliki perbedaan dasar yang harus diperhatikan ketika ingin melakukan proses install ulang. Berikut ini perbedaan fitur Refresh dan Reset.

Fitur Refresh

Cara install ulang menggunakan fitur refresh tidak akan menghapus program modern dan file pribadi.

Beberapa hal yang terjadi ketika melakukan install ulang dengan fitur refresh antara lain:

  • Windows akan mengembalikan semua pengaturan PC menjadi default.
  • Pada windows tidak menghapus file atau data pribadi, dipengaturan personalisasi, dan pada aplikasi modern yang diunduh dari Windows Store.
  • Dan windows hanya akan menghapus seluruh program dekstop serta menampilkan daftar program yang dihapus setelah proses refresh finish.

Jadi kesimpulnnya proses refresh hanya menghapus pengaturan dan program desktop yang sudah kita instal.

Fitur Reset

Metode install ulang menggunakan fitur Reset akan menghapus semua yang ada dalam sistem operasi serta akan memformat hard disk yang pada komputer. Dalam arti, seluruh program desktop serta program modern, pada pengaturan, dan di file pribadi akan dihapus dari komputer.

Program desktop adalah program yang biasa digunakan sejak Windows terdahulu, sedangkan program Modern adalah program yang tersedia di Windows Store semenjak Windows 8.

Solusi

Bagi anda yang bingung ingin memilih Refresh atau Reset, berikut solusi yang kami berikan semoga membantu anda.

Ketika anda ingin memperbaiki masalah pada perangkat komputer atau laptop, maka disarankan untuk terlebih dahulu melakulan proses Refresh. Dengan demikian, maka masalah yang terjadi pada sistem serta program komputer dapat diperbaiki tanpa dengan menghapus data file pribadi.

Meski demikian, jika dengan proses Refresh belum dapat mengatasi masalah pada komputer atau laptop anda, maka lakukan install ulang menggunakan fitur Reset. Karena dengan fitur ini maka seluruh data yang ada seperti di hard disk akan dihapus sehingga perangkat komputer seperti kembali baru.

Perlu diingat, sebelum melakukan proses install ulang menggunakan fitur refresh atau reset, sebaiknya terlebih dahulu lakukan backup data.  Backup data dilakukan agar pengguna tidak kehilangan data penting jika kemungkinan terjadi kesalahan pada saat proses install ulang.

Ada dua cara pada proses install ulang windows 10 yaitu dengan desktop dan boot options menu. Lebih jelasnya simak penjelasan dibawah ini.

Cara Instal Ulang Windows 10 via Desktop

Jika perangkat komputer atau laptop masih dapat berjalan dengan baik, anda bisa melakukan proses install ulang melalui dekstop. Berikut caranya:

  • Pertama-tama open pada Start Menu – Settings.
  • Maka muncul jendela perintah dan pilih opsi “Update & Security”.
  • Setelah itu pilih opsi “Recovery” pada kolom sebelah kanan.
  • Dan klik “Get started” pada bagian Reset this PC.
  • Selanjutnya pilih opsi “Keep my files” untuk melakukan refresh, dan pilih opsi “Remove everything” untuk melakukan reset
  • Setelah itu proses refresh atau reset akan segera berlangsung, dan tunggu hingga proses selesai.

Pada perangkat komputer atau laptop terdapat pilihan beberapa partisi hard disk, sehingga biasanya akan muncul pertanyaan “Your PC has more than one drive. Do you want to remove all files from all drives?” “apakah anda ingin menghapus semua partisi atau tidak”

Saat tidak ingin menghapus semua partisi, pilih “Only the drive where Windows is installed”, maka proses reset hanya akan menghapus data di drive C atau partisi lain di mana Windows 10 terpasang.

Cara Instal Ulang Windows 10 via Boot Option Menu

Cara install ulang menggunakan refresh dan reset selanjutnya yaitu melalui akses boot option menu. Ada 3 cara yang bisa dilakukan untuk mengaksesnya, berikut ini cara pertama:

Cara 1:

  • Terlebih dahulu open pada Start Menu – Power.
  • Lalu klik Restart dengan tekan tombol Shift.
  • Selanjutnya pilih Troubleshoot.
  • Dan pilih “Refresh your PC” untuk melakukan refresh, dan “Reset your PC” untuk melakukan reset.
  • Tunggu hingga proses refresh atau reset selesai.

Cara 2:

  • Pertama-tama buka Start Menu – Settings.
  • Tab pada  Opsi Update & Security.
  • Klik opsi “Recovery” di kolom sebelah kanan.
  • Selanjutnya klik tombol “Restart Now” pada bagian Advanced startup.
  • Setelah itu Anda akan masuk ke dalam tahap-tahap seperti di atas.

Cara 3:

  • Buka CMD – ketik “shutdown.exe /r /o” tanpa tanda petik, lalu enter.
  • Lalu akan muncul pemberitahuan untuk melakukan sign off, dan klik tombol close.
  • Setelah itu Anda akan masuk ke dalam tahap-tahap seperti di atas.

Jika komputer mengalami error dan tidak dapat masuk ke dekstop untuk melakukan install ulang, anda tidak perlu kuatir karena Windows 10 dilengkapi fitur “automatic restart after failure”. Yaitu Windows 10 dapat langsung masuk ke boot options menu ketika terjadi masalah pada proses booting. Dengan fitur ini, maka anda dapat langsung menentukan untuk melakukan fitur refresh atau reset.

Perlu diperhatikan, sebelum melakukan instal ulang Windows 10, pastikan jika Windows 10 sudah teraktivasi sehingga anda tidak perlu lagi memasukkan serial number setelah proses selesai.

Penyebab Perlunya Install Ulang Windows

Terdapat beberapa penyebab sehingga diperlukan prose install ulang pada windows. Beberapa penyebabnya antara lain:

  • Sistem operasi terserang virus.
  • Terlalu banyak file sampah yang tidak bisa ditangai oleh software pembersih file sampah.
  • Adanya konflik atau benturan antara program aplikasi dengan sistem operasi sehingga komputer menjadi hang.
  • Karena sistem operasi menjadi lambat meskipun telah dilakukan unistall beberapa aplikasi.

Ketika terjadi beberapa penyebab diatas, jangan takut untuk melakukan install ulang windows. Karena sebenarnya proses ini tidaklah rumit asalkan perhatikan langkah-langkah dengan benar.

Itulah informasi yang diberikan tentang Cara Mudah Instal Ulang Windows 10 Tanpa DVD/Flashdisk . Semoga informasi yang diberikan bermanfaat dan ikuti postingan lainnya.