FIFAe World Cup 2025 baru saja berakhir dengan penuh pertandingan menegangkan dan menciptakan sejarah baru dalam dunia esports. Acara yang berlangsung di Riyadh, Arab Saudi ini tidak hanya menghadirkan persaingan antara para atlet, tetapi juga menunjukkan bagaimana esports semakin berkembang dan diakui secara global.
Selama empat hari, dari 10 hingga 13 Desember 2025, turnamen ini menampilkan dua divisi utama: mobile dan konsol. Keberhasilan dua tim dari Thailand dan Polandia sebagai juara di masing-masing kategori menunjukkan betapa kompetitifnya dunia eFootball saat ini.
Pemain asal Thailand, JXMKT, berhasil meraih gelar juara di kategori mobile setelah menghadapi laga final yang sangat ketat melawan tim Brasil. Kemenangan ini menjadikan Thailand sebagai salah satu kekuatan baru di ranah esports global.
“Saya sangat bersyukur kepada pelatih dan tim saya yang telah membantu saya selama ini. Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan,” ungkap JXMKT setelah meraih gelar yang sangat diidamkan. Kesuksesan ini menegaskan bahwa kerja keras dan dedikasi membuahkan hasil.
Detail Pertandingan dan Momen Kunci pada FIFAe World Cup 2025
Dalam divisi konsol, pertandingan terakhir mempertemukan tim dari Polandia dan Italia dalam kondisi yang sangat memanas. Tim Polandia, yang terdiri dari dua pemain, Ostrybuch dan Zilo, menunjukkan performa mengejutkan selama final, membuktikan bahwa mereka adalah yang terbaik di kategori ini.
Zilo, usai pertandingan, mengekspresikan rasa syukurnya dengan mengatakan, “Kemenangan ini sangat emosional, terutama karena saya bersama saudara saya.” Momen kemenangan tersebut menjadi salah satu yang tak terlupakan dalam perjalanan mereka.
Keberhasilan Polandia mengalahkan Italia menegaskan bahwa persaingan dalam esports tidak mengenal batas. Tim asal Eropa ini berhasil memanfaatkan strategi dan keahlian individual yang sangat baik sepanjang pertandingan final, sehingga memastikan kemenangan mereka.
Capaian dan Rekor dalam FIFAe World Cup 2025
Tahun ini, FIFAe World Cup mencatat rekor partisipasi yang signifikan dengan lebih dari 90 negara dan wilayah yang terlibat. Dengan total 16,5 juta pemain yang berpartisipasi dalam fase kualifikasi, dapat dibayangkan betapa luasnya jangkauan turnamen ini di seluruh dunia.
Setiap negara mengirimkan 12 wakil untuk bertanding di dua divisi, mobile dan konsol, demi memperebutkan kursi di final dunia. Angka tersebut mencerminkan peningkatan minat terhadap esports, terutama di kalangan generasi muda.
Keberhasilan turnamen ini menunjukkan bagaimana industri esports terus berkembang dan menjanjikan masa depan yang cerah. Dan dengan hasil positif yang didapat, banyak pihak berharap bisa melihat lebih banyak tim dan negara baru yang muncul di panggung global ini.
Rencana Untuk FIFAe World Cup 2026 Mendatang
Melihat dari kesuksesan FIFAe World Cup 2025, FIFA mengumumkan bahwa kualifikasi untuk FIFAe World Cup 2026 akan dimulai pada Februari mendatang. Langkah ini bertujuan untuk terus memberikan kesempatan kepada lebih banyak pemain dan tim untuk berpartisipasi dan bersaing di tingkat tinggi.
Kembali mempertandingkan game eFootball, turnamen mendatang diharapkan dapat menghadirkan lebih banyak kejutan dan pencapaian baru dari berbagai tim. Banyak penggemar percaya bahwa setiap tahun, level kompetitif akan meningkat seiring semakin banyaknya pemain berbakat yang muncul di berbagai negara.
Rencana dan persiapan yang matang untuk turnamen selanjutnya menunjukkan betapa seriusnya FIFA dalam mengembangkan ekosistem esports. Dengan dukungan dari berbagai pihak, kompetisi ini berpotensi menarik lebih banyak perhatian dan sponsor di masa depan.




