loading…
Sinergi antara Telkomsel Enterprise dan Sampoerna Retail Community (SRC) dalam Pesta Retail 2026 di Bogor menandai langkah signifikan menuju digitalisasi toko kelontong tradisional. Ini adalah langkah awal transformasi menuju ekosistem ritel modern yang lebih terintegrasi.
Keberhasilan kolaborasi ini adalah kunci untuk meningkatkan efisiensi operasional bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai sektor. Dengan lebih dari 250.000 toko yang terintegrasi, proyek ini memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Digitalisasi memungkinkan toko-toko kelontong untuk beradaptasi dengan kemajuan teknologi dan meningkatkan daya saing mereka di pasar. Fokus utama dari kolaborasi ini adalah menciptakan model bisnis yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Transformasi Menuju Ekosistem Ritel Modern yang Terintegrasi
Dalam era digital ini, pergeseran dari cara tradisional menuju teknologi modern sangat penting bagi kelangsungan bisnis. Telkomsel berkomitmen untuk memfasilitasi transisi ini bagi para pelaku UMKM melalui penyediaan solusi yang ramah pengguna.
Melalui aplikasi dan sistem pembayaran digital yang mudah diakses, toko kelontong dapat meningkatkan pengalaman pelanggan. Hal ini tidak hanya bermanfaat bagi pemilik toko, tetapi juga untuk konsumen yang semakin menginginkan kemudahan dalam berbelanja.
Direktur Sales Telkomsel, Stanislaus Susatyo, menjelaskan bahwa tujuan utama dari integrasi ini adalah untuk menciptakan ekosistem yang saling terhubung. Dengan demikian, toko kelontong dapat bersaing dengan ritel modern yang lebih besar dan mapan.
Proyek ini juga mencakup pelatihan bagi para pelaku usaha tentang penggunaan teknologi yang efektif. Mereka dilengkapi dengan keterampilan yang diperlukan untuk mengelola bisnis secara digital.
Inisiatif ini menjadi model yang dapat diadopsi oleh sektor lain di Indonesia untuk mengoptimalkan layanan dan operasional mereka. Dengan dukungan teknologi, UMKM dapat menjalankan bisnis mereka dengan lebih efisien.
Mendorong Efisiensi Operasional Melalui Teknologi
Konektivitas menjadi pilar utama dalam transformasi ini, memungkinkan toko untuk mengakses berbagai layanan digital. Melalui jaringan yang kuat, setiap toko kelontong dapat terhubung secara langsung dengan konsumen dan pemasok.
Meluncurkan layanan Soundbox QRIS adalah salah satu cara untuk mempermudah proses transaksi. Ini menjadi solusi praktis bagi pemilik toko yang ingin mempercepat proses pembayaran.
Dengan memanfaatkan teknologi canggih, toko kelontong dapat menghemat waktu dan biaya operasional. Ini memberikan keuntungan kompetitif yang signifikan dibandingkan dengan rival-rival mereka.
Peningkatan efisiensi tidak hanya berdampak pada pendapatan, tetapi juga pada pengalaman pelanggan secara keseluruhan. Ketika pembayaran dilakukan dengan cepat dan mudah, pelanggan tentunya akan senang berkunjung kembali ke toko tersebut.
Telkomsel juga berupaya untuk meningkatkan keandalan sistem dengan memberikan dukungan teknis kepada para pelaku usaha. Ini memastikan bahwa setiap toko kelontong dapat beroperasi tanpa kendala teknis yang berarti.
Diversifikasi Usaha sebagai Kunci Pertumbuhan Berkelanjutan
Selain konektivitas dan efisiensi, diversifikasi usaha menjadi fokus penting dalam kolaborasi ini. Ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan pendapatan toko kelontong.
Dengan berbagai pilihan produk dan layanan yang ditawarkan, toko kelontong dapat menarik lebih banyak pelanggan. Inovasi dalam produk sangat penting dalam menarik minat pelanggan baru.
Melalui pelatihan yang mereka terima, para pemilik toko diajak untuk berpikir kreatif dalam mengembangkan usaha. Diversifikasi tidak hanya meliputi produk tetapi juga layanan yang bisa mereka tawarkan kepada konsumen.
Salah satu contohnya adalah penawaran layanan pengantaran barang ke pelanggan. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan loyalitas pelanggan dan memperluas pangsa pasar toko kelontong.
Memanfaatkan data transaksi juga dapat membantu pemilik toko dalam memahami kebutuhan konsumen. Dengan mengetahui tren dan preferensi pelanggan, mereka dapat menyesuaikan penawaran mereka dengan lebih baik.




