Dewan Direksi Warner Bros. Discovery (WBD) baru saja menolak tawaran akuisisi dari Paramount Skydance (PSKY) untuk kedelapan kalinya. Keputusan ini menegaskan sikap WBD yang lebih memilih tawaran akuisisi dari Netflix meskipun tawaran PSKY secara nominal lebih tinggi.

Dalam pernyataan resmi yang dibagikan kepada pemegang saham pada Rabu (7/1), Dewan Direksi menyatakan bahwa tawaran PSKY, yang menawarkan harga sebesar USD 30 per lembar saham, tetap dianggap tidak menguntungkan. Hal ini berbanding terbalik dengan tawaran Netflix yang berada di angka USD 27,75 per lembar saham.

“Penawaran yang diajukan PSKY dinilai kurang memadai, khususnya karena nilai yang dijanjikan tidak sesuai, kurangnya kepastian dalam penyelesaian, serta risiko yang dapat dihadapi pemegang saham WBD,” ungkap Dewan Direksi.

Pertimbangan Dalam Penolakan Tawaran

Dewan Direksi mengungkapkan bahwa tawaran PSKY tidak memberikan nilai yang sepadan. Menurut mereka, ada biaya, risiko, serta ketidakpastian yang lebih besar bila dibandingkan dengan merger yang diajukan oleh Netflix.

Dalam perjanjian merger dengan Netflix, para pemegang saham WBD akan mendapatkan nilai yang lebih baik. Mereka diperkirakan akan menerima USD 23,25 dalam bentuk tunai dan saham biasa Netflix yang diperkirakan akan berpotensi meningkat nilainya.

“Saham Netflix memiliki perkiraan kenaikan yang cukup besar. Hal ini membuat merger ini lebih menguntungkan untuk semua pihak yang terlibat,” tambah mereka. Selain itu, pemegang saham juga akan mendapatkan keuntungan dari kepemilikan mereka di Discovery Global.

Risiko yang Mengintai dari Tawaran PSKY

Dewan Direksi WBD memberikan penekanan pada ketidakpastian dan risiko yang dihadapi jika tawaran PSKY diterima. Mereka menilai bahwa masalah ini berpotensi mengurangi nilai saham dan menjadikan para pemegang saham dalam posisi yang tidak menguntungkan.

Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah kemampuan finansial PSKY. Dengan kapitalisasi yang mencapai USD 14 miliar, PSKY ingin melakukan akuisisi yang memerlukan pembayaran utang dan ekuitas senilai USD 94,65 miliar.

“Pembiayaan utang yang diminta cukup tinggi dan berisiko, membuat banyak pemegang saham merasa khawatir. Hal ini sangat berbeda dengan posisi finansial kuat dari Netflix,” lanjut Dewan Direksi.

Pendekatan Berbeda dalam Merger

Netflix memiliki kapitalisasi pasar yang diperkirakan mencapai USD 400 miliar, dengan neraca finansial yang menunjukkan peringkat kredit yang sangat baik. Perusahaan ini juga diprediksi akan mendapatkan arus kas bebas lebih dari USD 12 miliar pada tahun 2026.

Dalam situasi seperti ini, merger dengan Netflix memberikan sejumlah keuntungan bagi WBD. Dalam prosesnya, mereka dapat beroperasi seperti biasa hingga penutupan merger tercapai.

Dewan Direksi merasa bahwa mempertahankan arah ini adalah pilihan paling bijaksana dibandingkan harus mempertaruhkan potensi kerugian dari penawaran PSKY yang belum terjamin.

Selama ini, Warner Bros. Discovery telah menolak berulang kali tawaran dari Paramount Skydance yang dimiliki David Ellison. Terbaru, PSKY kembali mengajukan tawaran yang diperbarui pada 22 Desember 2025 dengan beberapa jaminan yang lebih kuat ironisnya dari Larry Ellison, yang merupakan miliuner dan ayah David.

Paramount pun menyesuaikan biaya pembatalan kesepakatan agar sebanding dengan tawaran Netflix. Uang sebesar USD 5,8 miliar tersebut harus dibayarkan kepada WBD jika kesepakatan tidak mendapatkan lampu hijau dari pihak berwenang.

Langkah yang diambil oleh David Ellison untuk mengakuisisi WBD dimulai setelah kesepakatan WBD dengan Netflix senilai USD 83 miliar untuk mengakuisisi studio Warner Bros. dan bisnis HBO Max.

Akuisisi tersebut direncanakan terjadi setelah pemisahan Discovery Global oleh WBD pada kuartal ketiga 2026, yang menggabungkan sejumlah jaringan televisi yang ada di bawah naungan perusahaan tersebut.

Iklan