Penghargaan menjadi indah ketika diiringi dengan ucapan terima kasih yang tulus. Pada malam yang berkesan di Critics Choice Awards, Timothée Chalamet berhasil meraih penghargaan Best Actor, di mana ia tidak hanya merayakan kemenangannya, tetapi juga mencurahkan rasa syukur kepada kekasihnya, Kylie Jenner.
Prestasi ini didapatkan atas perannya yang luar biasa sebagai Marty Mauser, seorang juara tenis meja dalam film berjudul Marty Supreme. Kemenangan ini bukan hanya sebuah pengakuan atas bakat aktingnya, tetapi juga momen emosional yang mengesankan bagi para penonton.
Dalam pidato kemenangannya, Chalamet mengucapkan terima kasih kepada Kylie yang telah menjadi pendukung setia selama tiga tahun. Ia menyatakan, “Saya mencintaimu dan tidak bisa melakukan ini tanpamu,” sebuah ungkapan yang menggambarkan kedalaman hubungan mereka.
Ucapan terima kasih ini disampaikan dengan spontan, dan Kylie pun tampak tersentuh, membalas pernyataan cinta tersebut ketika diwawancarai kamera. Momen ini semakin memperkuat ikatan antara keduanya di tengah sorotan dunia hiburan.
Timothée Chalamet dan Perjuangannya di Dunia Akting
Chalamet telah membuktikan bahwa ia adalah salah satu bintang muda yang paling berbakat saat ini. Sebelum meraih penghargaan ini, ia pernah merasa frustrasi ketika tidak mendapatkan piala di berbagai ajang penghargaan terkemuka. Dengan dua nominasi di Academy Awards, tiga di BAFTA, serta empat di Golden Globe, tanpa kemenangan memang menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi seorang aktor.
Namun, saat menerima Critics Choice Award, ia merasa sangat bersyukur. “Saya lebih gugup daripada yang saya kira,” ujarnya dalam pidatonya, menunjukkan bahwa meski sudah dikenal, perasaan nervous tetap ada. Ia menggambarkan bagaimana perjalanannya sebagai seorang aktor dipenuhi dengan berbagai pengalaman.
Menurutnya, film Marty Supreme menyampaikan kisah yang tidak hanya menarik, tetapi juga inspiratif. Dalam film ini, dikisahkan seorang petenis meja ambisius yang mengejar impian di New York pada tahun 1950-an, memberikan dampak yang besar bagi banyak orang.
Marty Supreme: Kisah Inspiratif dibalik Film
Film Marty Supreme diangkat dari kehidupan nyata Marty Reisman, seorang petenis meja yang terkenalnya karena keahliannya. Chalamet memerankan karakter tersebut dengan begitu mendalam, menciptakan emosi yang mampu menyentuh para penonton. Ini menunjukkan dedikasi dan kemampuan akting yang dimilikinya.
Kehidupan di era 1950-an memberikan nuansa berbeda dalam film ini, di mana banyak orang berusaha mengejar impian di tengah berbagai tantangan. Marty Mauser, karakter yang diperankan Chalamet, menjadi simbol perjuangan dan ketahanan dalam meraih cita-cita.
Film ini telah ditayangkan sejak 25 Desember 2025, dan langsung mendapatkan respons positif dari critics dan penonton. Cerita yang disampaikan tidak hanya tentang keberhasilan, tetapi juga tentang perjalanan penuh liku-liku yang harus dilalui untuk mencapai titik tersebut.
Reaksi dan Apresiasi dalam Ajang Penghargaan
Pada malam penghargaan, Chalamet tampil percaya diri dan memancarkan aura bahagia ketika namanya diumumkan sebagai pemenang. Ia mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada banyak pihak yang telah mendukungnya, termasuk Josh Safdie, penulis dan sutradara film tersebut. Ucapan tersebut menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi dalam industri film.
Dalam pidato orasinya, ia juga mengingatkan semua orang untuk bercerita tentang kehidupan yang penuh kekurangan dan perjuangan. “Kita semua seharusnya menceritakan kisah-kisah seperti itu,” ujarnya, menegaskan betapa relevannya tema film dalam kehidupan nyata.
Sejumlah aktor berbakat lainnya juga bersaing dalam kategori yang sama, seperti Joel Edgerton dan Ethan Hawke. Hal ini semakin mempertegas bahwa dunia akting tidak pernah sepi dari bintang-bintang baru yang bermunculan.




