Film berjudul Taj Mahal: An Eternal Love Story resmi dirilis dalam sebuah acara screening yang berlangsung di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan pada hari Sabtu (13/12). Kehadiran pengusaha ternama, Chairul Tanjung, menambah kemeriahan acara ini, yang turut menampilkan karya sutradara Akbar Khan.

Film ini, yang dijadwalkan tayang tahun depan, mengisahkan cinta abadi yang merefleksikan keindahan serta makna mendalam dari bangunan ikonik Taj Mahal. Dalam film ini, penonton akan disuguhi penampilan bintang-bintang ternama seperti Zulfi Sayed, Sonya Jehan, Kabir Bedi, Arbaaz Khan, dan Pooja Batra.

Acara screening ini diadakan oleh Kedutaan Besar India, di mana Chairul Tanjung disambut hangat oleh Akbar Khan saat tiba di lokasi. Moment ini menunjukkan betapa pentingnya film ini sebagai jembatan budaya antara Indonesia dan India.

Pentingnya Film Dalam Menceritakan Kisah Cinta Abadi

Taj Mahal tidak hanya sekadar bangunan megah; ia merupakan simbol dari cinta yang abadi. Dalam film ini, kisah antara Kaisar Shah Jahan dan Mumtaz Mahal dihidupkan kembali, menggambarkan pengorbanan dan cinta yang telah melampaui batas waktu. Narasi seperti ini dapat memberikan pelajaran berharga tentang ketulusan dan kesetiaan.

Durasi film ini dijadwalkan untuk tayang pada tanggal 13 Februari 2026, bersamaan dengan perayaan Hari Valentine, sehingga cocok sebagai tontonan romantis bagi pasangan. Selain itu, film ini berpotensi memperkenalkan penonton kepada sejarah dan budaya India yang kaya.

Film ini berhasil menggabungkan elemen sejarah dan drama, sehingga memberikan pengalaman menonton yang emosional dan mendalam. Melalui seni sinematik, penonton diajak untuk merasakan perjalanan cinta yang luar biasa ini, sekaligus memahami arti penting dari monumen yang megah ini.

Sambutan Hangat Duta Besar India

Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menyampaikan sambutan semangat saat membuka acara screening. Ia menekankan bahwa film ini sangat layak bagi salah satu keajaiban dunia, Taj Mahal, yang menjadi pusat cerita. Kehadirannya juga menunjukkan kerja sama yang erat antara kedua negara dalam bidang kebudayaan.

“Kehadiran kalian semua sangat berharga untuk kami dan aku bisa melihat banyak teman-teman Duta Besar dari negara lain,” ujar Sandeep, yang menunjukkan kepentingan acara ini tidak hanya bagi India tetapi juga bagi masyarakat internasional.

Sandeep menambahkan bahwa Taj Mahal adalah perwujudan air mata dari kemanusiaan, yang mencerminkan betapa mendalamnya emosi yang terkandung dalam kisah cinta tersebut. Ungkapan tersebut semakin memperkuat pentingnya film untuk menyampaikan pesan moral yang dalam kepada penonton.

Kisah di Balik Pembuatan Film

Film ini tidak hanya berfokus pada cinta antara dua tokoh utama, tetapi juga menggambarkan tantangan dan rintangan yang mereka hadapi. Selain itu, kehadiran elemen sejarah dalam film ini mengajak penonton untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang latar belakang budaya India. Dengan demikian, penonton tidak hanya disuguhi hiburan, tetapi juga pengetahuan.

Pembuatan film ini melibatkan banyak pihak, termasuk para ahli sejarah yang membantu memastikan akurasi dalam setiap detail. Hasilnya adalah sebuah karya yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga kaya akan makna. Keterlibatan para pemain yang berbakat juga memberikan kontribusi penting dalam menciptakan atmosfer yang autentik dan menyentuh.

Secara keseluruhan, Taj Mahal: An Eternal Love Story diharapkan dapat menarik perhatian penonton global dan meningkatkan apresiasi terhadap budaya India. Film ini menjadi tonggak penting dalam sinema, di mana cinta dan sejarah bersatu dalam satu narasi yang harmonis.

Iklan