Film ketiga dalam seri Avatar, berjudul Avatar: Fire and Ash, telah memulai debutnya dengan pencapaian pendapatan yang cukup signifikan, yaitu mencapai US$88 juta di box office Amerika Utara. Meskipun hasilnya terbilang baik, jumlah tersebut masih jauh di bawah pendapatan film sebelumnya, Avatar: The Way of Water, yang mencapai US$134 juta pada akhir pekan pembukanya pada Desember 2022.

Pendapatan akhir pekan pembukaan untuk film-film dalam franchise Avatar selama ini dikenal sebagai ukuran keberhasilan yang bukan hanya terletak pada angka awal, melainkan juga pada daya tahan film dalam jangka waktu yang lebih panjang di bioskop.

Avatar: Fire and Ash Rilis di Tengah Persaingan Ketat

Film ini diluncurkan bersamaan dengan beberapa judul baru lainnya, tetapi tetap berhasil menduduki peringkat teratas di tangga box office Amerika Utara. Di sisi lain, kesuksesan film ini tidak didukung sepenuhnya oleh jumlah pendapatannya yang besar pada minggu pertama, sehingga menarik perhatian dari para kritikus dan penonton.

Daya tarik franchise Avatar juga terlihat dari demografi penontonnya, di mana 38 persen penonton di akhir pekan pembuka berusia 25 tahun ke bawah. Hal ini menunjukkan bahwa film ini memiliki daya tarik yang luas, tidak hanya di kalangan dewasa, tetapi juga generasi muda.

Pada akhir pekan pertama perilisannya, Avatar: Fire and Ash berhasil mengumpulkan total pendapatan global mencapai US$345 juta, yang tampil lumayan meskipun jauh di belakang pendapatan film kedua franchise tersebut.

Kompetisi Box Office dan Film Baru yang Muncul

Di saat yang sama, film ini harus bersaing dengan beberapa judul baru yang juga dirilis di Amerika Utara. Salah satu pendatang baru yang cukup mengejutkan adalah film musikal animasi berjudul David, yang berhasil menduduki peringkat kedua di box office dengan pendapatan sebesar US$22 juta.

Film David mengisahkan tentang kisah Daud dan Goliat, serta menjadi sekuel dari miniseri TV sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa penonton memang semakin beragam dalam memilih film, menghadirkan tantangan tersendiri bagi film-film besar seperti Avatar.

Sementara itu, posisi ketiga berhasil diraih oleh film thriller psikologis The Housemaid yang meraih US$19 juta pada debutnya, menandakan kehadiran berbagai genre film yang saling bersaing untuk memenangkan perhatian penonton.

Keberhasilan Layar Premium dalam Meningkatkan Penjualan Tiket

Salah satu fakta menarik dari pendapatan Avatar: Fire and Ash adalah kontribusi besar dari tayangan layar premium seperti IMAX dan 3D. Laporan menunjukkan bahwa 66 persen dari total penjualan tiket berasal dari tayangan premium ini, menunjukkan betapa pentingnya kualitas pengalaman menonton bagi penonton saat ini.

Pengalaman menonton yang imersif ini memang menjadi salah satu faktor penentu bagi film-film besar yang diharapkan mampu menarik penonton untuk keluar dari rumah dan menuju bioskop. Hal ini mencerminkan tren baru dalam industri perfilman yang semakin mengandalkan teknologi untuk menarik perhatian audiens.

Namun, meskipun demikian, pendapatan dari film ini masih diberi catatan oleh pengamat film, yang mencatat bahwa hasil tersebut tidak sebanding dengan ekspektasi tinggi yang telah dibangun untuk film ketiga dalam franchise yang sangat sukses ini.

Iklan