SATSPAM+ telah diperkenalkan sebagai solusi untuk meningkatkan keamanan digital selama bulan suci Ramadhan. Di tengah peningkatan aktivitas online, risiko penipuan digital menjadi perhatian utama yang perlu ditangani secara serius.

Menurut data terbaru, jumlah kasus penipuan digital melonjak drastis, dengan serangan paling banyak terjadi melalui aplikasi pesan instan dan panggilan telepon. Ini menunjukkan bahwa masyarakat perlu lebih waspada dan beradaptasi dengan teknologi yang terus berkembang.

Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) merespons tantangan ini dengan meluncurkan fitur SATSPAM+ yang dioptimalkan untuk dapat melindungi pengguna dari berbagai ancaman. Fitur ini dirancang tidak hanya untuk SMS dan panggilan biasa, tetapi juga mencakup panggilan WhatsApp untuk memberikan perlindungan yang lebih komprehensif.

Statistik Penipuan Digital yang Mengkhawatirkan di Tahun 2025

Data yang dirilis menunjukkan bahwa aktifitas penipuan digital telah meningkat hingga 34,7 persen selama bulan Ramadhan. Persentase serangan melalui WhatsApp mencapai angka yang signifikan, menandakan perlunya keamanan yang lebih baik dalam komunikasi sehari-hari.

Panjang rentang ancaman yang dihadapi masyarakat setiap tahun memperlihatkan betapa bahayanya penipuan ini. Dengan panggilan telepon menyumbang sekitar 64 persen dari total serangan, penting untuk menggunakan teknologi yang dapat mengatasi masalah ini.

Kemudahan berkomunikasi secara digital memang memberikan banyak manfaat, namun di sisi lain juga meningkatkan risiko. Oleh karena itu, solusi inovatif seperti SATSPAM+ sangat dibutuhkan untuk melindungi informasi pribadi pengguna.

Inovasi SATSPAM+: Perlindungan Terdepan bagi Pengguna

SATSPAM+ telah dirancang dengan teknologi tercanggih yang mengutamakan keamanan data pengguna. Dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan konektivitas 5G, fitur ini menawarkan perlindungan real-time yang lebih efektif.

Fitur ini memberikan kemampuan deteksi otomatis dan pemblokiran nomor yang dianggap mencurigakan. Pengguna juga akan menerima laporan harian tentang aktivitas yang mencolok untuk memudahkan mereka dalam melakukan evaluasi.

Menurut Bilal Kazmi, Director & Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, peluncuran SATSPAM+ mencerminkan kebutuhan mendesak untuk peningkatan keamanan di dunia digital. Perlindungan dari scam dan spam kini dianggap sebagai kebutuhan utama, bukan sekadar pilihan.

Strategi Indosat untuk Menjaga Keamanan Digital Selama Ramadhan

Dalam rangka mempersiapkan keamanan digital yang lebih baik, IOH mengambil langkah besar untuk menempatkan SATSPAM+ di tengah-tengah masyarakat. Dengan fokus yang kuat pada pengguna yang rentan, termasuk lansia dan mereka yang berada di daerah terpencil, strategi ini sangat relevan.

Pada bulan suci ini, aktivitas digital meningkat, dan IOH ingin memastikan penggunanya dapat beribadah dan bekerja tanpa gangguan. Dengan demikian, SATSPAM+ menjadi andalan bagi banyak orang untuk melindungi diri dari risiko penipuan.

Teknologi yang diusung oleh SATSPAM+ tidak hanya sekadar menjawab tantangan saat ini, tetapi juga memberikan perlindungan yang berkelanjutan. IOH berkomitmen untuk menjadi pemimpin dalam perlindungan keamanan digital di Indonesia.

Iklan