Afgan dan Lesti Kejora berhasil menciptakan momen yang mengesankan saat penampilan mereka di Malam Puncak HUT SCTV ke-36. Meski hanya memiliki waktu singkat untuk berlatih, kolaborasi mereka menunjukkan bahwa chemistry di atas panggung sangat penting untuk menciptakan pertunjukan yang menarik.
Selama persiapan yang terbatas, Afgan mengungkapkan bagaimana mereka menghabiskan sekitar 10 menit untuk latihan. Meskipun waktu tersebut tergolong sangat singkat, keduanya mampu menyatukan suara mereka dengan harmonis dan tampil percaya diri di depan penonton.
“Sepuluh menit. Wow,” ungkap Afgan dengan penuh keterkejutan saat berbicara di Studio Emtek City, Jakarta Barat.
Latihan Singkat dan Tantangan di Atas Panggung
Lesti pun menambahkan bahwa mereka tidak pernah berlatih bersama sebelumnya. Semua persiapan dilakukan pada hari yang sama sebelum penampilan mereka, yang membuat suasana semakin menegangkan.
Dengan nada bercanda, Lesti mengaku bahwa mereka hanya memiliki waktu 30 menit sebelum tampil secara langsung. “Belum pernah latihan bareng, baru hari H. Iya, bener-bener,” tegasnya sambil tertawa.
Kendati waktu yang minim, keduanya tetap merasakan rasa gugup yang menghinggapi mereka. Afgan merasa nervous, terutama karena ini adalah pengalaman pertamanya berduet dengan Lesti di panggung televisi secara langsung.
Kekhawatiran Lesti Mengenai Penampilan
Seperti halnya Afgan, Lesti mengaku khawatir untuk tidak melakukan kesalahan saat membawakan konsep mashup. Dalam penampilan itu, mereka harus menyatukan dua lagu dari karakter yang berbeda, yang jelas menjadi tantangan tersendiri.
“Jujur, kami merasa takut. ‘Aduh, salah tidak ya, aduh’,” jelas Lesti, mengungkapkan keprihatinannya saat menjelang penampilan.
Meskipun ada kekhawatiran, Lesti akan tetap berusaha memberikan yang terbaik pada penampilannya. Berbicara tentang tantangannya, Lesti tidak ingin mengabaikan persiapan elemen penting yang dapat memicu sua sesama penyanyi.
Tantangan dalam Membawakan Mashup
Afgan menjelaskan bahwa membawakan lagu dalam format mashup memiliki banyak tantangan. Setiap peralihan dari satu lagu ke lagu lain harus dilakukan dengan presisi agar tetap terjalin harmoni, yang menjadi kunci dari pertunjukan yang sukses.
“Pasti, sangat menantang terutama ketika kita menggabungkan lagu yang berbeda karakter, itu sangat tricky,” ungkap Afgan. Ia menambahkan perlunya koordinasi yang baik di antara mereka agar tidak satu pun elemen yang terasa terputus.
Kedua penyanyi menyepakati bahwa kolaborasi seperti itu memerlukan intuisi yang baik dan pemahaman terhadap satu sama lain saat mereka tampil di panggung. Ini bukan hanya masalah teknis, tetapi juga soal koneksi emosional antara mereka.
Ucapan Syukur atas Penampilan yang Lancar
Meski diwarnai dengan kekhawatiran, baik Afgan dan Lesti akhirnya berhasil tampil dengan lancar. Penonton memberikan sambutan positif, dan Lesti merasa lega setelah melewati penampilan tersebut.
“Tapi alhamdulillah, semuanya lancar, dari penontonnya sepertinya juga senang,” kata Lesti Kejora dengan senyum puas di wajahnya.
Dari penampilan ini, keduanya menunjukkan bahwa meskipun persiapan bisa saja dilakukan dalam waktu yang singkat, semangat dan komitmen dapat menciptakan hasil yang tidak terduga. Dengan dukungan satu sama lain, mereka berhasil mengatasi berbagai tantangan di hadapan penonton.







