Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) mengecam pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat yang dinilai merendahkan profesi wartawan. Pernyataan tersebut dikeluarkan setelah wartawan menanyakan tentang ketidakhadiran Presiden keenam RI dalam Sidang Tahunan MPR di kompleks parlemen beberapa waktu lalu.
Dalam sesi wawancara, Benny mengungkapkan alasan ketidakhadiran tersebut, mengatakan bahwa SBY sedang menjalani pemeriksaan kesehatan di luar negeri. Namun, saat seorang wartawan bertanya ulang mengenai hal tersebut, Benny memberi respons yang dianggap tidak pantas.
Isi pernyataan Benny yang menyertakan kalimat merendahkan tersebut membuat KWP dan beberapa wartawan merasa tersinggung, serta menganggap sikapnya sebagai bentuk ketidakpedulian terhadap profesi jurnalistik.
Respons KWP Terhadap Pernyataan Kontroversial
Erwin Siregar, Wakil Ketua KWP, menegaskan bahwa pertanyaan wartawan merupakan bagian integral dari pekerjaan jurnalistik. Ia menyayangkan respons Benny yang tidak menghargai kode etik wartawan.
Erwin juga mengingatkan bahwa konfirmasi ulang terhadap informasi sangatlah penting dalam dunia jurnalisme. Respons yang baik seharusnya diberikan oleh seorang pejabat publik untuk mendukung transparansi dan akuntabilitas.
KWP mengharapkan agar Benny bisa memberikan permintaan maaf resmi kepada wartawan yang terlibat. Permintaan maaf ini diharapkan dapat meredakan ketegangan yang muncul akibat pernyataan tersebut.
Pentingnya Komunikasi yang Sehat antara Pejabat Publik dan Wartawan
KWP menekankan bahwa hubungan antara pejabat publik dan wartawan harus didasarkan pada saling menghormati. Kebebasan pers adalah pilar penting dalam demokrasi yang perlu dijaga bersama-sama.
Pejabat publik diharapkan tidak hanya mau mendengarkan kritik, tapi juga bersikap profesional dalam menjawab pertanyaan yang diajukan wartawan. Ini menciptakan komunikasi yang sehat dan konstruktif.
Jika permintaan maaf tidak diberikan, KWP menyatakan akan membawa isu ini ke Mahkamah Kehormatan Dewan untuk ditangani lebih lanjut. Langkah ini diambil demi menjaga martabat dan integritas profesi wartawan.
Pernyataan Benny dan Permohonan Maafnya
Di sisi lain, Benny berusaha untuk mengklarifikasi maksud dari kata-kata yang diucapkannya. Ia mengaku tidak bermaksud menyinggung atau merendahkan profesi wartawan.
Benny menyatakan bahwa seharusnya pertanyaan yang diajukan wartawan tidak perlu diulang jika jawaban sudah jelas. Meskipun begitu, ia menyadari bahwa cara penyampaiannya kurang tepat.
Permintaan maaf yang disampaikan Benny ditujukan untuk meredakan situasi, meskipun ia juga menggarisbawahi bahwa ada konteks tertentu di balik setiap pertanyaan yang diajukan wartawan. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan agar komunikasi yang efektif dapat terjalin.







