Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah strategi rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan selama acara Yellow Run yang akan dilaksanakan pada tanggal 7 Juni mendatang. Acara ini akan berlangsung di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, dimulai dari kawasan Gelora Bung Karno hingga Bundaran Hotel Indonesia mulai pukul 05.30 hingga 08.00 WIB.
Pihak Dishub mengingatkan masyarakat untuk mematuhi pengaturan lalu lintas yang telah ditentukan serta menggunakan jalur alternatif guna menghindari kemacetan di daerah tersebut. Penerapan rekayasa lalu lintas ini diharapkan dapat memperlancar arus kendaraan selama berlangsungnya acara lari tersebut.
“Sehubungan dengan adanya kegiatan Yellow Run pada tanggal 7 Juni, Dishub DKI Jakarta akan melakukan penyesuaian arus lalu lintas di area sekitar,” demikian bunyi keterangan resmi yang disampaikan melalui media sosial resmi mereka. Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan mereka dengan baik agar tidak terjebak dalam kemacetan.
Penerapan Rekayasa Lalu Lintas yang Efektif untuk Yellow Run
Penyelenggaraan Yellow Run diharapkan dapat menarik perhatian banyak peserta, yang pada gilirannya dapat mengganggu kelancaran lalu lintas di sepanjang rute yang dilalui. Untuk itu, Dishub telah merancang langkah-langkah untuk menjaga agar arus lalu lintas tetap lancar selama kegiatan berlangsung.
Penerapan rekayasa ini mencakup pengalihan arus kendaraan dari berbagai arah menuju lokasi acara. Beberapa jalur alternatif akan disediakan guna memastikan mobilitas masyarakat dapat terjaga meskipun ada acara besar yang berlangsung di pusat kota.
Dishub juga meminta agar pengendara mematuhi pemasangan rambu-rambu yang akan diterapkan selama acara. Rambu-rambu tersebut bertujuan untuk memberi arah serta menginformasikan pengendara tentang kondisi arus lalu lintas di sekitar lokasi acara.
Rencana Arus Lalu Lintas dari Berbagai Arah Menuju Acara
Dari sisi barat, kendaraan yang bergerak dari Tanah Abang ke arah timur dapat menggunakan jalur alternatif seperti Jalan KH Mas Mansyur dan Jalan RM Margono Djojohadikusumo. Ini diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan di Jalan Jenderal Sudirman yang menjadi pusat kegiatan.
Sementara kendaraan yang bergerak dari arah timur, seperti dari Menteng menuju Tanah Abang, disarankan untuk melalui Jalan HOS Cokroaminoto dan Jalan Wahid Hasyim. Dengan memilih jalur ini, diharapkan arus bisa lebih lancar dan tidak mengganggu pelaksanaan acara.
Adapun kendaraan dari arah selatan dan utara juga perlu mengikuti rute yang telah ditetapkan oleh pihak Dishub. Ini bertujuan agar semua pengendara mengikuti jadwal yang telah ditentukan demi kelancaran dan keselamatan bersama.
Pengaturan dan Alternatif Jalur yang Disarankan untuk Pengendara
Pihak Dishub juga menawarkan solusi bagi pengendara yang biasa lewati rute tersebut selama akhir pekan. Penggunaan jalur alternatif yang telah ditentukan menjadi pilihan bagi mereka yang ingin menghindari kemacetan saat Yellow Run berlangsung.
Salah satu rute alternatif yang disarankan untuk kendaraan dari selatan ke utara adalah melalui Jalan Sisingamangaraja dan Jalan Hang Lekir I. Jalur ini tidak hanya mengurangi kepadatan tetapi juga memberikan pengendara pilihan lain untuk sampai ke tujuan.
Selain itu, Dishub juga merekomendasikan jalur dari utara menuju selatan, seperti kendaraan dari Harmoni ke Blok M, agar menggunakan Jalan Suryopranoto untuk menghindari kerumunan. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan perjalanan masyarakat tidak terganggu oleh acara yang digelar di area pusat kota.







